RSS

Maaf, ku tak bisa mencintaimu…

07 Des

maaf, telah membuat mu menunggu sangat lama di bawah pohon cinta kita, yang kini daunnya telah berguguran, layaknya kasih diantara kita.

maaf, telah kuabaikan rasa itu yang telah menjelmakan rindu di hatimu, yang telah menumbuhkan harap di inginmu, sementara aku berlalu bagai angin.

terbanglah ke langit yang tertinggi agar kau bisa lihat luasnya dunia, agar kau bisa lihat birunya samudera, sementara aku bersembunyi di balik kelambu rindu.

sudahi saja cintamu, pupuskan saja rindumu, larung dalam setiap hentakan nafas-mu…….

maaf, ku tak bisa mencintaimu…

About these ads
 
10 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Desember 2009 in Puisi

 

10 responses to “Maaf, ku tak bisa mencintaimu…

  1. diansari

    12 Juli 2012 at 16:52

    sama bangt apa yg kurasain..
    bingung harus gimna??
    pengen jadi teman/ sahabat aja buat dia.
    tp takut nnti disalah artikan (“^_^”)
    bingung….

     
  2. paluiomes

    6 Oktober 2011 at 16:30

    gw banget,, ni puisi,,

     
  3. paluiomes

    6 Oktober 2011 at 16:18

    ni puisi gw bnget nc,,,,

     
  4. aria

    13 Mei 2011 at 14:04

    ma,af aku terpaksa berpura-pura mencintaimu……..

    kenuzi50 : okelah kalau begitu..he..he..

     
  5. sunflo

    2 Februari 2010 at 13:14

    dooohhh sungguh sedih hati org tersebut kalo baca ini… hiks… :-(

    kenuzi50: sunflo gak sedih kan….? :(

     
  6. upik kuswardhani

    7 Januari 2010 at 12:33

    gpp mas.. ga bisa mencintaiku, yang penting masih sayang.. hehehe..

    kenuzi50 : kemana aja mbak upik….??? masihkah mencintaiku…??? hiks..hiks… :(

     
  7. sedjatee

    6 Januari 2010 at 11:37

    dahsyat… puisi yang mantaps… namun, aku masih mencintaimu… salam sukses…

    sedj

    http://sedjatee.wordpress.com

    kenuzi50: puisi melow kok mbak… salam sukses juga…

     
  8. abindut

    28 Desember 2009 at 15:49

    Cuman mau bilang
    sudah di maafkan kok…
    Aku juga tak mungkin untuk mencitainya…

    @abi : he..he… buat abi…. i love u full…..

     
  9. Hasmayanti Maulana

    22 Desember 2009 at 11:34

    Salam kenal Mas, iseng2 saya buka situs jilbab dan saya baca tulisan2 indah sarat makna yang dibuat sampai akhirnya kurang sreg kalo buka inetrnet tanpa baca Kenuzi50.

    @yanti: senang betul bisa kenal sama yanti, semoga tulisan kenuzi50 ada manfaatnya. tulisannya kadang imajinatif, jadi bukan realita kehidupan dari kenuzi50… makasih sudah mampir….

     
  10. ernalilis

    18 Desember 2009 at 12:07

    Maaf juga kutak bisa berhenti mencintaimu
    Kutak bisa pupus rasa rinduku…
    Karena tiap desah nafas ada namamu…

    Maaf ku tetap mencintaimu…

    Whaaalaaah… Ni aku lama gak berkunjung kok si Akang jadi mellow gini sih…??

    @mbak e : keukeuh aja nih mbak e…. iya, deh… mencintai mbak e gak pernah lelah…

     

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: