RSS

Rahasia Obat Hati (2)

05 Nov

Aku termenung di sisi jendela yang masih terbuka. Malam bertambah larut, sementara gerimis tak juga beranjak pergi. Dia masih setia menemani dinginnya malam.

Memaknai jalur kehidupan yang telah ku tempuh, serasa meraut tajamnya bilah bambu. Tak sekedar membuat tanganku terluka, tapi menembus ke dasar hati yang selalu gundah-gulana.

Sebait kata dari kang ustadz tadi sore masih tergiang di telingaku. “Nikmati rasa sakitmu, sehingga hatimu terasa penuh dengan rasa ihklas”.

Ah, pandai nian kang ustadz berucap. Sehingga rasa sakitpun bisa di ubah menjadi rasa yang nikmat. Lalu hati menjadi lapang karena tak ada lagi tempat untuk kecewa. Semua telah penuh dengan rasa ikhlas.

Teringat tadi pagi, seseorang telah dengan tega mendzolimi. Di fitnahnya diri, yang tak berniat, apalagi berbuat. Sehingga tak hanya raga, tapi juga rasa merasa terhianati, merasa semua mata menghakimi. Hancur sudah, luluh lantak. Padahal hidup mesti terus di jalani.

Ini malam kembali hati introspeksi diri. Apakah kejadian tadi pagi, buah dari benih perilaku yang ku tanam sendiri? ataukah sekedar ujian peningkatan kadar keimanan yang tak jarang terabaikan? atau sebuah sentilan dari Sang Maha Pencipta? sehingga hati menjadi terluka…

Malam semakin larut, dingin semakin menggigit. Hujan tak juga memberikan tanda akan reda. Bunyi binatang malam semakin jarang terdengar. Aku terhempas dalam kesunyian yang dalam, sendiri, dingin dan sepi.

Ah, rasanya ini waktu yang tepat bagiku berdialog dengan-Nya. Mengadukan segala urusan duniawi yang penuh dengan kepalsuan. Melaporkan semua ketidak adilan, meminta pada-Mu obat hati yang mujarab, agar tak mudah menyalahkan keadaan dan mampu menerima semua kejadian dengan hati yang lapang.

Kuambil air wudhu, bertahajud padaMu. Seuntai Do’a ku panjatkan pasca sujud malamku…

“Ya, Allah. Ajarkan lagi padaku ilmu Ikhlas-Mu”.

(semoga ikhlas ini menjadi obat hati yang mujarab…Amin.)

About these ads
 
21 Komentar

Posted by pada 5 November 2010 in Umum

 

21 responses to “Rahasia Obat Hati (2)

  1. kenuzi50

    5 Maret 2013 at 11:23

    kita sama-sama belajar..

     
  2. Heny nurini

    26 Januari 2013 at 15:55

    Sungguh benar, tolong ajar kan ke IKHLAS an ini padaku

     
  3. Rohmah Evendy

    31 Agustus 2012 at 16:58

    ikhlas, terkadang keikhlasan itu butuh pengorbanan y? ikhlas pun harus didasarkan pada keadaan tidak? hari ni ikhlas, besok hati ni terluka lg. gmn agar ikhlas sll berada di hati Q, ya Allah. ^_^

     
  4. iis

    22 Agustus 2012 at 10:50

    Subhanallah.. catatannya bagus-bagus.. kapan-kapan boleh di share ya..

    kenuzi50: silahkan…

     
  5. muhamad ishak

    10 Juli 2012 at 04:35

    Saya bisa ikhlas tetapi istri ku dia bisa mengikhlas kan nggak, itu yang jadi pikiran ku sekarang.

     
  6. afek

    8 Juli 2012 at 07:09

    bagaimana caranya meningkatkan keihklasan hingga mencapai ridho

     
  7. afek

    8 Juli 2012 at 07:07

    ihklas adalah perbuatan mulia, oleh karna itu tidaklah gampang mencapainya, kadang dalam permasalahan yang sama yang mengukir tragedi dilema panjang yang mencoreng jiwa ihklas tidak jauh beda dengan iman yang akan menguai dan elastis.

     
  8. anis

    7 Maret 2012 at 11:46

    kata2nya mantap ,,,

     
  9. Khairul Azam

    12 Desember 2011 at 17:31

    Pak … Terimakasih telah mengajarkan saya arti keikhlasan. Numpang Copy nya ya Pak …

     
  10. ryvo

    8 Desember 2011 at 16:09

    sungguh inspiratif sekali kang,,,,mungkin dengan ikhlas bakal timbul nya rasa sabar…..

     
  11. kokotktdw

    7 Desember 2011 at 09:39

    mksih….aq jadi tentram dan damai setelah membaca dan menghayati isinya

     
  12. MERY

    26 Oktober 2011 at 08:12

    SAngat membantu menengkan hti ketika membacanya

     
  13. Erna

    13 April 2011 at 00:18

    Tuhan.. ajarkan aku juga akan ikhlas itu.. sehingga damai hati kami dan ajarkan pada kami untuk mengucapkan Alhamdulillah pada setiap nikmat yang Kau beri…Amien..

    semangat terus ya Kang.. semangat juga untuk mengajari aku bagaimana memaknai hidup ini…

    kenuzi50 : selalu semangat mbak e, apa lagi mbak e selalu menemani postinganku…he..he.. sudah update belum..?

     
  14. sayid

    13 Maret 2011 at 21:45

    ikhlas,sangat berarti dalam hidup w

    kenuzi50 : betul…

     
  15. dealer pulsa

    19 Februari 2011 at 16:21

    berdoa itu menurut saya sudah merupakan obat hati

    kenuzi50 : betul sekali…

     
  16. Erna Sulistyani

    23 Januari 2011 at 10:00

    Kang Uzi…. kangen.. tulisanmu mengobati luka hatiku… meringankan beban batinku..

    kenuzi50 : kangen balik buat mbak e yang cantik,… terima kasih selalu hadir di sini…

     
  17. yanti

    11 Januari 2011 at 15:25

    ikhlas……kadang terucap di bibir tapi sangat sulit diterima di hati

    kenuzi50 : semoga hati kita ikut iklhlas..

     
  18. nahidhu

    8 Januari 2011 at 21:01

    subhanallah,,
    habis mbaca ne hati ngerasa tenang…

    salam kenal mas..

    kenuzi50 : amin. salam kenal kembali mas…

     
  19. nahidhu

    7 Januari 2011 at 02:41

    subhanallah. .
    Goresan tangan yg menyjukkan pkiran. .

    kenuzi50 : subhanallah…

     
  20. The Great Mbah Dukun

    23 November 2010 at 19:37

    wahai pendekar syair berdarah, mbah dukun kagum dengan postinganmu. keep writing ya :D

    kenuzi50 : makasih, mbah…

     
  21. mamung

    6 November 2010 at 10:47

    ikhlas…. gampang diucapkan tapi sangat susah untuk dilakukan..

    kenuzi50: mari belajar ikhlas bersama-sama…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: