Pernah


pernah aku tuliskan nama kita di pucuk daun yang hijau,
yang lalu luruh, kering jatuh ke bumi.

pernah kutuliskan syair tentang kerinduan,
yang akhirnya membeku, membatu dan kelu.

pernah kuukir asa dan kutitipkan di sudut hatimu,
yang tak pernah terjawab pasti sampai kini.

pernah ada namamu, pernah ada rasa rindu, pernah ada titipan cinta…

sebenarnya, sesungguhnya, sejujurnya…
pernahkah kau mencintaiku ???

3 Tanggapan to “Pernah”

  1. o..mash di lanjut ya blog ini?

  2. yanti Berkata

    Jangan pernah menulis sesuatu yg ingin kau wujudkan pada daun yg akhirnya akan layu dan gugur………

  3. bagus

    kenuzi50 : makasih…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.