RSS

Istidraj

20 Jan

2642616014_53cfff0b0a1

Istidraj didefinisikan sebagai anugrah atau rizki yang dilimpahkan Allah kepada mereka yang berbuat maksiat.  Pemberian seperti itu akan berakhir dengan penderitaan. Kalaupun penderitaan itu tidak dirasakan di dunia, pasti di dapatkan di akhirat.  Karena setiap kemaksiatan pasti di balas, jika tidak bertaubat.

Rasulullah bersabda, “Apabila kamu melihat Allah memberi seorang hamba apa yang diinginkannya, padahal hamba itu selalu berbuat maksiat, maka sesungguhnya itu adalah istidraj dari Allah untuknya”. (HR. Ahmad dan Thabrani, dalam kitab as-Syu’ab).

“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka.  Sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa dengan sekonyong-konyong, maka seketika itu mareka terdiam berputus asa. Maka orang-orang zhalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”. (QS. al-An’am:  44-45).

Mari bersama-sama kita menjauhkan diri dari maksiat, sehingga rizki yang kita terima tidak termasuk dalam istidraj.

 
18 Komentar

Ditulis oleh pada 20 Januari 2009 in Kajian

 

18 responses to “Istidraj

  1. Nuga

    2 April 2012 at 07:23

    aq pingin

     
  2. shalsyabela fahdillaputry

    22 Maret 2012 at 14:25

    ijin copas dlm stiap artikelnya tuk disebarkan pada sahabat yg lain,syukran sblmnya…salam santun…^_^

     
  3. Andiafif Afif

    10 November 2011 at 10:57

    Ijin share ke Fb boleh gak ya….
    sebelumnya tank.

     
  4. abdullah

    14 Oktober 2011 at 08:17

    Mudah-mudahan kami sekeluarga dijauhakan dari Istidraj… Amin

     
  5. Azwan Zwan

    18 Juli 2011 at 08:16

    Nauzubillah…. minta dijauhkan Allah…

     
  6. zamroni ahmad

    23 Mei 2011 at 12:09

    begitu takutnya saya dengan kata itu (istidraj), tapi sebagai seorang manusia saya juga mempunya harapan untuk dapat hidup yang lebih baik di dunia…

    kenuzi50 : amin…

     
  7. Mas Eddy Sugianto

    27 Januari 2011 at 00:42

    Subhanallah…..

    kenuzi50 : subhanallah…

     
  8. hadisuharta

    28 Desember 2010 at 12:59

    Mas Ken boleh tanya g? bgmn dng org2 yg menurut sy mrk pny kadar keimanan n ketaqwaan yg membuat kita iri (sholeh mksdnya), tp mrk hidup sederhana bahkan terkesan kekurangan, apakah Alloh “membiarkan” mereka karena sy yakin mereka amat gemar beribadah n berdo’a

    kenuzi50 : kekayaan tidak di ukur oleh materi, kekayaan hati lebih hakiki.., namun lebih baiknya lagi menjadi orang shaleh yang memiliki banyak rejeki, karena akan memudahkan kita untuk sodaqoh…amin.

     
  9. bengkiam

    17 Desember 2010 at 07:49

    tetap exsis ya!!!!!!!……

    kenuzi50 : siip, dah…

     
  10. sarihunhasan

    9 November 2010 at 08:15

    Ass.
    Kadangkala saya juga berfikir apa selama ini anugerah yang saya terima hanyalah isridroj, soalnya kalau tengok kanan-kiri saya kalah taqwa dengan yang lain… do’akan mudah-mudahan anugerah ini adalah a cinta Allah pada saya.

    salam kenal …
    Wass..

    kenuzi50: Insya Allah. Anugerah itu adalah bukti cinta Allah…. salam kenal balik mas…

     
  11. asiff

    30 Agustus 2009 at 15:49

    ya klo kita sadari bhw semiskin-miskinnya kita pasti makan pun masih bisa sehari 2x, minum pun masih bisa gratis unt hilangin dahaga dg mimum air wudhunya. Tapi jika kita tidak sabar sehingga makan dari uang haram maka dikubur atau di padang ma’syar merasakan panas api nerakanya, boro-boro bisa makan, minun pun tidak ada! Brp lama kita bisa menahan haus di akhirat? Ya kita coba brsabar didunia yg sbentar ini! Toh rasa lapar atw sakit yg 1 jam lalu juga kita sdh lupa apalagi kesusahan yg kemarin, ya kan?

    kenuzi50: setujuuuuu….

     
  12. sunarnosahlan

    21 Januari 2009 at 14:09

    setiap membaca tulisan tentang istidraj seperti baru pertama kali membaca. selalu ada rasa khawatir jangan-jangan saya termasuk ke dalamnya.
    Semoga ini hanya sebuah kekhawatiran untuk berhati-hati

    kenuzi50: Insya Allah kita tidak termasuk didalamnya, selama kita berpegang teguh pada tali agama Allah.

     
  13. Upik

    21 Januari 2009 at 10:08

    Makasih udah kasih postingan yang ‘menyejukkan dan menyadarkan’. Merinding saya mas, jadi seperti terbangun dari tidur panjang.. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang dicintai Allah SWT.. dan dijauhkan dari hal-hal yang berkaitan dengan istidraj.. Amin.

    kenuzi50: Amin. mbak entar malam aku mampir yah…… diskusi disana kayaknya adem banget…

     
  14. ernalilis

    20 Januari 2009 at 14:59

    Kang, semoga kita semua tidak termasuk orang-orang yang lupa dan merugi ya?
    Semoga kita termasuk orang orang yang in process and in progress to be more kafah..

    kenuzi50: bener, 100 buat mbak erna. semoga kita semua menjadi muslim dan muslimah yang kaffah… amin.

     
  15. dhanny dan ayuniarr

    20 Januari 2009 at 12:46

    memang kadang bikin ngiri juga kang, Allah memberikan segala sesuatu yang bersifat keduniawian kepada orang yang tidak pernah bersyukur kepada Nya, sedangkan kita yang tiap hari memohon dan bersyukur kok seperti tidak diberikan kelebihan dalam hal materi keduniawian seperti yang diharapkan….mungkin perlu introspeksi diri nih ya kang…kenapa do’a tidak diijabah..apa perlu ke ustadz danu yang di TPI itu tuh ?

    kenuzi50: tenang aja mas, semakin miskin semakin mudah di hisab. lah,… harta apa yang mau di hisab nanti, orang gak punya apa-apa kok…. (tapi aku pilih kaya tapi tidak istidraj….. duh senengnya….🙂 :)). mas, kita main ke rumahnya ustadz abindut atau ustadzah erna,… disana banyak hikmah yang bisa di petik….. (mangga kali….).

     
  16. abindut

    20 Januari 2009 at 12:05

    Satu lagi tulisan mas, yang menampar muka saya😀
    Ini pernah saya alamin mas.. hingga saya terlena, untunglah ada seorang sahabat yang dari tangannya lah Allah membukakan pintu hati ini.. walaupun hingga kini rasa sakit itu masih terasa, dan saya mencoba menikmati rasa sakit itu sebagai bagian hukuman dan pendekatan diri pada-Nya…

    *Wah saya terhipnotis nih hingga tidak jelas*
    🙂 Thanks bro..

    kenuzi50: bi, tak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Allah maha pengasih dan pengampun. (aku ini ngomong apa yah…..???). maksudnya mari kita sama-sama lebih mendekatkan diri pada Allah….🙂

     
  17. INDAHREPHI

    20 Januari 2009 at 10:17

    baiklaah \(^^)/

    kenuzi50: iya,… deh….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: