RSS

Jujur, Yuk…!!!

17 Feb

pinokio

Harga sebuah kejujuran bagi sebagian orang terasa sangat mahal. Tak bisa dipahami, mengapa untuk sebuah perbuatan yang kita lakukan harus kita selimuti dengan “kebohongan”. Kejujuran seolah menjadi hal yang sangat istimewa dalam sebuah kehidupan.

Contoh I.

Seorang karyawan yang mendapatkan tugas untuk menyelesaikan pekerjaannya di telpon sang bos, menanyakan progres hari ini. Dengan enteng si karyawan bilang kalau dia lagi “on the way”, padahal kenyataannya masih menikmati secangkir kopi di rumah.

Sebuah kebohongan telah tercipta, hanya sekedar untuk menyenangkan hati bos-nya, atau barangkali ia ingin terlihat sebagai karyawan dengan loyalitas tinggi, padahal…..???

Contoh II.

Seseorang bilang bahwa ia tidak punya uang, ketika di minta sumbangan untuk pembangunan sebuah sarana ibadah. Padahal di dompetnya masih terselip beberapa lembar uang seratus ribuan.

Pastaskah kita berbohong hanya karena menghindar untuk ber-sodakoh..??? Bagaimana kalau uang yang ada di dompet hilang, akibat kebohongannya..???

Contoh III.

Ketika pulang terlambat dan istri bertanya kenapa pulangnya telat, dengan enteng mungkin kita akan memberikan alasan kalau di kantor ada lembur. Padahal sebenarnya berada di sebuah restouran karena di traktir teman yang sedang ulang tahun.

Adakah manfaat yang kita ambil dari sebuah kebohongan terhadap belahan jiwa kita…???

Duh, mungkin kalau di data tentang prilaku kebohongan kita, jumlahnya melebihi hitungan jari yang ada di kaki dan tangan kita, sedang manfaatnya sama sekali tak ada. Jadi, masihkah kita akan mempertahankan tradisi kebohongan dan menganggapnya sebuah kesalahan kecil yang tiada arti ???.

Mari benahi diri untuk selalu jujur pada diri sendiri, agar kita dapatkan buah yang manis di akhir nanti.

(adakah keberanian dalam diri kita untuk jujur pada pasangan kita bahwa kita selingkuh, atau pacaran lagi, atau dalam pikiran kita ada seseorang yang kita kagumi selain pasangan kita,… adakah…???)

 
20 Komentar

Ditulis oleh pada 17 Februari 2009 in Renungan

 

20 responses to “Jujur, Yuk…!!!

  1. vietry

    24 Januari 2012 at 00:03

    jujur itu lebih baix dri pda brbohong…..

     
  2. Prajurit Tni

    21 September 2011 at 23:18

    tidak semua kejujuran itu dianggap jujur

    lebih baik disakiti dari pada berkata yang benar

     
  3. aroel

    13 Mei 2011 at 19:26

    Kejujuran sangat mahal harganya dan tidak dapat dibeli oleh apaun. Akan tetapi tampaknya kejujuran yang sangat mahal harganya ini, dapat dibeli oleh sesuatu, yang dapat membutakan mata hati dan mata kita, yang menyebabkan mata dan hati kita buta oleh kebenaran dan keyataan yang sebenarnya.

    kenuzi50 : semoga kita tetap selalu jujur…

     
  4. syerry

    9 Februari 2010 at 20:37

    jujur adlh kunci kbrhsilan yang abadi yang membuat seseorang itu akan puas dan bebas dari hal2 yang mengkhawatirkan akan kebohongan. jujur di setiap posisi dimana tidak akan muncul kebohongan yang berlanjutan.

    kenuzi50: yap, kalau kita berbohong, pasti akan muncul kebohongan yang lain..jadi, jujur aja…

     
  5. yunitasulistya

    26 Februari 2009 at 19:17

    jujur ? ya tidak semua bisa jujur… namun belajar jujur itu sulit ya, mbak sendiri belum bisa tuh, malah sangking jujurnya malah jadi berabeh… hi…hi…

    kenuzi50: mbak kejujuran adalah obat hati, membuat jiwa menjadi tenang… mungkin ketika diucapkan terasa pahit, Insya Allah menyembuhkan….

     
  6. _clomgiriwil

    25 Februari 2009 at 22:41

    Apa artinya kejujuran itu klo ketika kejujuran itu kita utarakan tetapi kita msh menyimpan sesuatu yg prnah kta smbunyikan?๐Ÿ™‚

    Ahh, apapun itu. Selalu pilihlah jalan yg paling memberatkan hawa nafsu… *Ah, kumasep sayah mah.. :))

    kenuzi50: kumasep, apa gumasep kang….. (ayo jawab yang jujur…. ha…ha…:)

     
  7. deezeeka

    19 Februari 2009 at 14:46

    tapi terlalu jujur juga nggak baek. Sgala sesuatunya memang harus proporsional. Islam mengukurnya dengan ‘selalu berada di pertengahan’

    kenuzi50: ehhhmmmm, gitu yah..??? tapi Insya Allah, kejujuran selalu bermakna baik. tinggal bagaimana kita mngemasnya ketika menyampaikan kejujuran… makasih sudah mampir…

     
  8. mahardhika dewi

    19 Februari 2009 at 01:46

    gimana ya kalo berlaku hukuman seperti pinokio untuk semua org.. pasti ketauan deh sapa-sapa sering bo’ong… tw kan idung na panjang๐Ÿ™‚

    kenuzi50: setuju mbak dewi. pasti orang indonesia hidungnya pada mancung-mancung…..๐Ÿ˜€

     
  9. abindut

    18 Februari 2009 at 16:17

    Jujur
    kenapa hati ini seakan tersayat sembilu ketika mendengar kata jujur. Goresan luka itu selalu terkoyak kembali, dan rasa sakitnya begitu menyayat hati ini.. Entah samapai kapan luka akibat kebodohan diri ini akan mngering dan takkan terasa sakit…

    kenuzi50: bi, jadi inget postingan abi. tapi salut deh, abi udah jujur kalau yang ngambil paha ayam tuh abi…… baaliiiikkkiiiiiiinnnnn…………….๐Ÿ˜€

     
  10. omiyan

    18 Februari 2009 at 13:04

    ketika jujur kita merasakan lapangan yang begitu luas…tapi seklai kita bohong seolah-olah hari ini ingin lebih lama menjelang esok harinya

    kenuzi50: betul, om. ada yang menyesakkan dada kalau kita tidak jujur….

     
  11. tukyman

    18 Februari 2009 at 11:33

    Setelah beberapa waktu ku menatap lukisan warna warni blogmu
    Ternyata ..jawaban itu adadi Konten mu๐Ÿ™‚

    kenuzi50: mas, teguh jawaban yang mana yah…??? lagi lemot nih…. he…he…๐Ÿ™‚

     
  12. sunarnosahlan

    18 Februari 2009 at 10:55

    udah ketinggalan ya Mas.
    Setidaknya kita berusaha jujurlah, daripada nanti jadi ganjalan di akhirat

    kenuzi50: ketinggalan apa mas? tenang, masih banyak kereta yang mogok… he…he…. yup, kita mulai bersikap jujur.

     
  13. vaepink

    17 Februari 2009 at 22:19

    Sekali berbohong selamanya akan terikat kepada kebohongan, Karena kebohongan akan ditutupi dengan kebohongan lagi… Setiap hari hanya memikirkan kebohongan apa lagi yang harus dibuat agar orang yang dibohongi bisa percaya, apa itu tidak cape??…๐Ÿ˜€ dan akhirnya hidupnya akan tidak tenang karena takut kebohongannya terbongkar…

    Nah solusinya adalah sebuah kejujuran.., jika kita jujur kita akan merasakan ketenangan karena itulah adanya. Wlopun kadang kala kejujuran itu menyakitkan tapi itu InsyaAllah lebih baik๐Ÿ™‚

    kenuzi50: mbak vae,….berkata jujur mungkin pahit,… tapi menyembuhkan….kaya obat (tanya dokter na deh…!)

     
  14. kweklina

    17 Februari 2009 at 22:18

    Berusaha untuk jujur…karena satu kebohongan setidaknya memerlukan 13 alasan kebohongan untuk menutupinya. Capek deh!

    Mungkin lihat sikon juga ya…

    thanks sudah diingatkan lagi..untuk JUJUR!

    kenuzi50: jujur aku pengen ke taiwan lihat bunga sakura disana sama mbak aling…..duh, indahnya….:)

     
  15. upik

    17 Februari 2009 at 21:11

    Nyanyi bareng lagu Raja yok.. Jujurlah padakuuuu..

    kenuzi50: ayok,… nada dasar pake kunci gembok yah……

     
  16. upik

    17 Februari 2009 at 21:04

    Mas Uzi udah bilang ma mbak Ken ya.. Duh mau dikemanain mukaku ini? *gaya sok imut padahal amit*
    Jujur, aku belum bisa jujur mas, kalau aku suka banget ma blog keren ini.. He5x..
    Sukses terus ya..

    kenuzi50: aku belum bilang kalau aku jadi pengagum rahasia seseorang sama mbak ken,… kayaknya dia percaya 101% deh…hi..hi… narcis.com….๐Ÿ˜€

     
  17. ernalilis

    17 Februari 2009 at 20:20

    Kita tetep setia dan tetep cinta, tapi yang namanya pikiran bisa saja kita mengagummi seseorang.. bahkan pernah selintas berandai-andai… trus kita ngomong pada orang yang kita cintai…
    Whaaa.. Kalau menurut Na itu sih bukan jujur tapi menyakiti pasangan kita…

    kenuzi50: kita ini manusia yang lemah,…. aku juga lihat buanyak artis yang cuakep-cuakep (mbake, aku kerja di salah satu PH di Jakarta, itu yang namanya artis pada menor-menor deh… apalagi kalau lagi audisi….)… godaannya pasti lebih banyak dibandingin jadi dokter… doain aku juga supaya tetap setia yah mbake…

     
  18. ernalilis

    17 Februari 2009 at 20:15

    Kang…
    Kata temenku inet ini world of lies…

    Trus dosa nggak ya?

    kenuzi50: aduh bukan atuh,…. bagaimana kalau saya bilang.. world of magic…. (nah, loh jadi tukang sulap deh…)

     
  19. INDAH REPHI

    17 Februari 2009 at 18:56

    kejujuran adalah sesuatu yang manis dan melegakan.. tapi kebanyakan udah mengeluh pahit duluan sebelum mencobanya๐Ÿ™‚
    nice post mas๐Ÿ™‚

    kenuzi50: bener, mbak indah. yang namanya obat pasti pahit, tapi menyembuhkan….๐Ÿ™‚

     
  20. INDAH REPHI

    17 Februari 2009 at 18:55

    pertamaaaaxx!!!

    Kenuzi50: eh,…iya. makasih and selamat udah jadi pertamax.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: