RSS

Terlanjur

10 Apr

01awcax2ayfzcaaaabaaaaaaaaaaa_31

terlanjur,

aku mengenalmu di waktu-waktu yang telah berlalu dan berdebu, diuntaian hidup yang terangkai menjadi kenangan dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari air mata.

terlanjur,

dulu kutitipkan separuh hati dan tak bisa tertagihkan, padahal invoice dua nama kita  masih tertanda di atas materai cinta, kini menjadi hutang tak terbayar.

terlanjur,

namamu ada dalam sejarah masa laluku, yang tak bisa dipungkiri dulu terasa manis dan menggairahkan. jangankan senyummu, menyebut namamu-pun mampu membuat jalan terasa lapang, gelap menjadi terang.

terlanjur,

kutulis goresan ini, dan membuat semua tahu bahwa ada cinta yang terpaut dan terputus, bahwa ada cinta yang tak selamanya berakhir indah, bahwa ada keterlanjuran aku memilih-mu.

lewat tulisan tanpa senyuman, akan kukubur atau kularung mimpi yang menina-bobokan, biar tetap menjadi sebuah catatan dan tak bisa terhapuskan….

tapi, hatiku  ingin terlahir baru tanpa namamu……

(puisi “kuminta separuh hatiku” dan “terlanjur” ini ditulis pada tanggal 26 Juni 1993, jadi mohon maaf kalau ke dua puisi terakhir ini agak narsis dan ke abg-abg-an.  Purwokerto nama kota yang jadi saksi kenapa puisi ini terlahir.)

 
14 Komentar

Ditulis oleh pada 10 April 2009 in Puisi

 

14 responses to “Terlanjur

  1. dian inayati

    5 Januari 2010 at 15:36

    26 juni 1993 masih konta.kontakan…………… akhir oktober…… “Tiada Harapan yg Kudamba Disana”..(Tommy J.Pisa.)

    kenuzi50: tommy j pisa, lagunya enak tuh… sekarang banyak harapan kan..???

     
  2. dian inayati

    5 Januari 2010 at 15:12

    dari awal sudah sukses tapi Koq nggak gentlemen ya?katanya nggak PD.. da sukse nggak PD percaya nggak??????…………. ada laki laki seperti itu” NGGak PD DEKETIN CEWEK” katanya Percayakah?????? padahal di kelilingi cewek….. akhirya penyesalan tiaaaada tara hahahah

    kenuzi50: karakter kali mbak…

     
  3. dian inayati

    5 Januari 2010 at 15:04

    indosat lagi trouuuuble…….. aku hanya di kantor gratis….. fcbook di seeeeensor

    kenuzi50: indosat dengarlah keluh kesah pelangganmu..he..he..

     
  4. dian inayati

    5 Januari 2010 at 14:49

    Kesuksesan telah kau raih …… dibalik “kesuksesanmu” ada aku .namun kebahagiaan sejati belum kau raih….buat seseorang “Yang Sukses Sejawa Tengah” sepurwokerto Mas Kenuzi penasaran kan???

    kenuzi50: penasaran abis nih… makanya cepet di konfirm di fb yah, barusan sudah aku add…

     
  5. dian inayati

    5 Januari 2010 at 14:45

    baru aku hapus deh terlanjurnya di catatan………orange pasti jg baca….he..sebel ma puisi ini…. SAKIIIIT

    kenuzi50: tenang aja, kalau sakit nanti tak bawa ke dokter cinta.. he..he..

     
  6. dian inayati

    5 Januari 2010 at 14:01

    ……………kanapa sih buat t puisi koq cocok banget…….kok pinetr ya…” puisi ini cocok buat seseorang yang bernama………..mas fauzi kalau asli Purwokerto pasti kenal……tah 93 ya jg cocok…”….mas fauzi aku minta izin gak papa aku pake ke fcbook hihihi

    kenuzi50: oke mbak dian, di add/konfirm ya… biar bisa chat… he..he…

     
  7. upik

    19 April 2009 at 20:30

    Maaf lama ga berkunjung ne..
    Terlanjur juga aku suka dengan rumah gores mas. Romantis banget deh, untung aku bukan masalalu mas ya.. *ngabur*

    kenuzi50: mbak upik adalah bagian dari masa depan…. ha…ha…..ha……😀

     
  8. Ria

    12 April 2009 at 18:27

    hihihihi….
    si akang lagi melow abizz…inget siapa sih…
    smpai buka lebaran2 lama…hehehehe

    thn 1993 aku tuh baru masuk SMP…kekekeke

    kenuzi50: pantesan aku kok merasa berjiwa muda melulu yah….. (aslinya sih masih nom… hi..hi…). 1993 waktu itu tahun ketiga kuliah, lah mbak ria baru masuk smp-yah ?…. kalau gitu mesti panggil aku pak e…. kali yah… ha..ha…..

     
  9. ernalilis

    11 April 2009 at 17:01

    Hi hi hi hi…
    Nggak hanya terselip dibalik bantal kok Kang…
    Ada ditiap tatap mata…
    Di tiap hembusan nafas…
    di tiap mimpi dan angan…

    Gubraaakkkk…….

    kenuzi50: hi…hi….hi…. tak bilangin sama masnya ah,….. kalau ada yang lagi gubraaakkk….. ha…ha… MASE… IKI… LOH….

     
  10. ernalilis

    11 April 2009 at 06:53

    Waaah ditulis tahun 1993 ya? Wah berarti bukan untukku …:(
    terlanjur ge-er… gimana nih…?
    Hiks..hiks..hikss..

    kenuzi50: haiyah,…. puisi buat mbak e sudah di wakili oleh mas-nya…. berlembar-lembar terselip di balik bantal…. coba mbak e investigasi kalau mas-nya lagi keluar…. disana pasti bertabur berjuta kata cinta…. ha…ha…ha….😀

     
  11. abindut

    10 April 2009 at 23:02

    Tambah satu lagi ah biar hetrix…
    saya pamit ya…😛

    kenuzi50: nah, kalau hetrix baru kena….. lah, pamit mau kemana..??? persiapankah..??? hi..hi…hi…. (panasin terus ah, lama-lama juga mledak…)

     
  12. abindut

    10 April 2009 at 22:57

    walah pertamax ya…
    hore…hore..hore…

    kenuzi50: kayaknya bukan pertamax deh,… tapi karena anda sudah hore maka, anda dapat pengurangan nilai 100….

     
  13. abindut

    10 April 2009 at 22:54

    mmm.. GPP kok😛

    Eh… saya lupa mas kemarin belum dikasih materai tuh surat hutangnya..
    hik..hik..hik..
    Nama mu juga selalu ada dalam buku hutang ku kok kang .. he..he…he
    *kabur ah takut di getok*

    kenuzi50: wadouh,…. itu invoice somay belum dikirim juga toh. kalau nagih kemarin sih masih ada tuh bi honor dari KPPS, kalau sekarang sudah habis buat bayar listrik…. (itupun masih harus nambah….. kacian deh….)😛

     
  14. Hary4n4

    10 April 2009 at 21:32

    Kenangan indah akan terasa pahit karena kenangan itu telah kita tinggalkan. Pengalaman pahit pun akan jadi cerita indah dan berbuah rasa syukur karna kita telah melewatinya. Salam kenal mas..dari pendatang baru.

    kenuzi50: mas hary, makasih sudah mau mampir…. langsung kunjungan balasan nih….

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: