RSS

Susah

07 Jan

susah sekali melupakanmu, mungkin karena rindu sudah memenuhi jantungku, turut mengalir bersama darah, menyusurย  nadi dan denyut rasa.

pernah kucampakkan berkali-kali, biar rasa jadi hambar, biar raga tak lagi gemetar, ketika tak sengaja orang menyebut namamu.

beri aku sejenak waktu, untuk melihat cacat cintamu, agar hati tak lagi berat, untuk ucapkan selamat tinggal.

semakin kuberpikir tentangmu, semakin sulit kau pergi dari hatiku. padahal pikirku tentang penghianatan cinta, tentang cara mencampakkanmu.

rasa cinta ini membuatku susah, karena cintamu melekat, tak mau pergi, tak mau migrasi ke lain hati.

ya sudah, kuterima saja cintamu. dari pada aku jadi susah…….

 
19 Komentar

Ditulis oleh pada 7 Januari 2010 in Puisi

 

19 responses to “Susah

  1. m.yahya

    23 Mei 2010 at 01:32

    ya gak enak panjang2
    biar pun pendek kan lebih mesrah
    dan menyatu kehati

    kenuzi50 : yup…

     
  2. ernalilis

    23 Januari 2010 at 13:03

    Ingin jua kupudarkan rasa..
    Kukumpulkan seribu benci dan ragu hati..
    Otakpun bermain agar memecah teka-teki ini..
    Namun jika hati berucap pergi..
    Batin menjerit..
    Hati berteriak..
    Segala rasa bergolak…
    betapa sadar diri bahwa aku tak bisa.. tak bisa..

    maka biarlah kuterima saja cintamu, daripada susah….

    kenuzi50 : aduh, mbak e kenapa baru bilang sekarang…? (jadinya aku “susah” deh…)๐Ÿ˜€

     
  3. Rossa

    12 Januari 2010 at 20:41

    sabar ya..

    lho?

    kenuzi50: iya, deh… mending sabar, daripada susah… he..he..

     
  4. diajeng

    12 Januari 2010 at 10:22

    Pagi kang..ya pasti kangen lah,kan dah lama ga brkunjung,he2๐Ÿ™‚

    kenuzi50: siang diajeng, sekeranjang rindu buat diajeng bawa pulang… he..he..๐Ÿ™‚

     
  5. Hary4n4

    10 Januari 2010 at 23:37

    Cinta adalah pusing kepala dan butanya hati.. Cinta, adalah racun terindah yg paling nikmat…hehehe๐Ÿ˜€
    Apa kabar mas koboy… Moga sehat n sukses selalu..

    Salam hangat dan damai selalu…

    kenuzi50: kabar baik mas har,… tengkyu, atas kunjungannya yah… salam terpanas buat mas har…๐Ÿ™‚

     
  6. Ferri

    10 Januari 2010 at 17:08

    Aslmkm…mas, saya sempat copy gambar ‘Jilbab_41.jpg’ ke FB saya. Terima kasih. Maaf tidak minta izin dulu

    kenuzi50: oke ferri, no problem… terima kasih sudah mampir…

     
  7. yangputri

    9 Januari 2010 at 13:09

    lho nerimanya seperti terpaksa…????

    kenuzi50: ikhlas tapi tak rela… ha..ha…๐Ÿ™‚

     
  8. Dewi Saraswati

    8 Januari 2010 at 20:17

    hi…..salam kenal
    ini merupakan kunjungan perdana saya ditempat ini, wakh keren nih blognya….

    cinta memang kadang membuat kita bisa uring uring loh

    kenuzi50: makasih dewi, atas kunjungannya…. salam persahabatan….

     
  9. indra1082

    8 Januari 2010 at 15:08

    terima sih terima tapi dipertimbangkan juga dong./.๐Ÿ˜€

    kenuzi50 : sudah dipertimbangkan mas, … intinya gak mau susah… ha..ha…๐Ÿ™‚

     
  10. dian inayati

    8 Januari 2010 at 08:46

    puisi yang indah.insiprasi dari mana mas uzi?pengalaman sendiri apa pengalam orang lain?

    kenuzi50 : imajinatif, kok…

     
  11. Lina

    7 Januari 2010 at 23:25

    puisinya bagus sekali mas uzi, cinta sejati…

    kenuzi50: makasih mbak lin… ini puisi tentang cinta yang susah…he..he…๐Ÿ™‚

     
  12. diajeng

    7 Januari 2010 at 21:14

    keduaaa…hmmmm…ya sudah lah dari pada susah-susah…diajeng ucapin selamat dech…mudah-mudahan langgeng selamannya…hihihi…๐Ÿ™‚

    kenuzi50: ini puisi asal tulis, karena lagi susah cari inspirasi…. ha..ha…๐Ÿ™‚

     
  13. diajeng

    7 Januari 2010 at 21:13

    pertama liat angsa…diajeng langsung ingat teteh rindu si penggemar angsa….dan seorang bidadari kecil yg selalu kupanggil Peri angsa putih๐Ÿ™‚

    kenuzi50 : aku juga kangen sama teh rindu yang lagi hiatus,… tapi ngomong-ngomong diajeng kangen sama kenuzi gak yah..??? hiks..hiks…๐Ÿ˜ฆ

     
  14. gadisjeruk

    7 Januari 2010 at 16:12

    wahh… emang kalo ngomongin cinta tuh g ada abisnya ya??

    kenuzi50 : gak ada matinya…. salam nisa…

     
  15. Riyanti

    7 Januari 2010 at 13:26

    wah kata2 yg terakhir sangat g semangat, pasrah terima aja xixixi…yg terpenting ketulusan n keikhlasan qt menerimanya insyaAlloh hati bs berbahagia…amien..

    salam sayank

    kenuzi50 : ya sudah, ikhlas saja deh… ha..ha…๐Ÿ™‚ salam sayang juga..

     
  16. Dangstars

    7 Januari 2010 at 10:08

    He..he..
    Menerima cinta susah rupanya yah.. ?

    kenuzi50 : tenteng komitmen ketika cinta di terima, mas… ha..ha… salam, terima kasih sudah berkunjung…

     
  17. kidungjingga

    7 Januari 2010 at 08:29

    iya deh mas.. daripada jadi susah, mending terima saja ya…
    puisinya bagus bener mas…!

    kenuzi50 : makasih kj (kidungjingga), nanti kalau mampir ke blog kj, di terima aja yah…he..he…

     
  18. Fitri

    7 Januari 2010 at 08:22

    Saya nggak pandai berpuisi.

    kenuzi50 : mbak fitri merendah yah…? coba nanti tak tengok ke blognya cari puisi karya mbak fitri…

     
  19. sunarnosahlan

    7 Januari 2010 at 04:48

    malah saya yang minta diajari bagaimana bikin puisi yang panjang-panjang bgeini Mas

    kenuzi50: wah, puisi ini asal coret aja mas… kalau ada maknanya Alhamdulillah, kalau bikin bingung juga ya Alhamdulillah..he..he..

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: