RSS

Menunggu Harap

20 Jan

garis senja tergambar kejinggaan di ufuk barat,
sebentar gelap menjelang, mengakhiri hadirnya siang,
seperti dirimu yang ada lalu tiada.

malu aku pada rembulan merah, karena masih kutunggumu,
diujung malam, di ufuk timur, di batas malam dan siang,
mengharap mentari membawamu kembali.

Lalu pada siapa ku tautkan rasa,
padahal hatiku telah kau curi.
kau bawa lari ke ujung pandangan, ke seberang lautan,
ke padang ilalang, ke sungai yang mengalir,
kemanapun kau pergi…………
ku takut hatiku tercecer di perjalanan hidup.

masih kutunggumu di fajar menyingsing,
mengharap sebuah pertemuan,
walauΒ  cinta tak lagi utuh,
rindu tak lagi membiru, dan rasa menjadi biasa.
tetap kutunggumu, tetap meyakinimu……
menunggu harap menjelma nyata

 
30 Komentar

Ditulis oleh pada 20 Januari 2010 in Puisi

 

30 responses to “Menunggu Harap

  1. angga syaputra

    13 Januari 2014 at 11:56

    menungumu karna allah.πŸ™‚

     
  2. angga syaputra

    13 Januari 2014 at 11:53

    Menunggumu karna allah.πŸ™‚

     
  3. Apriani

    7 Maret 2013 at 21:39

    Cinta ini terus menjaga ku, ketika aku Rapuh menghadapi sikap mu. .
    Cinta ini juga yang selalu bertahan untuk menunggu mu. .

     
  4. junaidi

    25 September 2012 at 18:03

    maafkan jika kau ku cyangi dan bila ku menanti . .

     
  5. Oos Oshe

    17 September 2012 at 14:13

    terkadang sebuah harapan tak sejalan denga apa yang kita harapkan .

     
  6. Mahlidi AJ

    5 September 2012 at 13:45

    Diam Bukanlah kelemahan, jika di iringi dengan perbuatan dan hasil nyata.

     
  7. astri ivo

    23 Maret 2012 at 11:20

    hanya menunggu keajaiban dari Yang Maha Cinta…jodoh tak akan kemana…Tuhan yang mengatur semua…berdoa..serta berusaha..

     
  8. amran

    8 Maret 2012 at 01:36

    di sini masih ku tunggu di dalam lubuk hati yang sangat mendalam,,,,kalau allah mengizin kan tetap ku gapauiiii….

     
  9. amran

    8 Maret 2012 at 01:34

    aku masih menunggu Walau pun kesakitan yang sangat menyakiti dan membisu,,,

     
  10. Akbar Droop'attmanetinegoro Od

    27 Januari 2012 at 02:11

    kk buat kan aku kataΒ² puisi menunggu jawaban.:))

     
  11. markos id blank

    22 Juli 2010 at 16:29

    duch..
    g’ tw mo coment apa ne..
    yg jelas nya ku salut sm kata2 kamu..
    ku harap penantian mu t’kan sia2..

    kenuzi50: terima kasih, penantian pasti berujung pada suatu akhiran. semoga kita mendapat akhir yang membahagiakan.

     
  12. salma

    30 April 2010 at 15:00

    Menunggu..biarkan hanya Tuhan dan hati yang tahu, klo sebenarnya masih menunggu..karena pasti akan ada jawaban dari Nya..:)

    kenuzi50 : terima kasih kunjungannya mbak salma,… aku tunggu kunjungan lain waktunya… salam…

     
  13. syamsul

    7 April 2010 at 13:33

    siiiiiiiiiiiip bwanget kt ktanya

    kenuzi50 : makasih..semoga berkenan…

     
  14. indah

    13 Februari 2010 at 15:58

    Assalamu’alaikum,
    kok…rasanya sajaknya cocoknya buat qu ya……….

    kenuzi50 : kalau gitu buat indah aja deh…

     
  15. Desri Susilawani

    23 Januari 2010 at 19:10

    aku tak menunggumu…tapi hatiku berharap jumpa denganmu….

    Lebay kah?

    kenuzi50: ngak lebay kok,… moga bisa berjumpa… makasih πŸ™‚

     
  16. ernalilis

    23 Januari 2010 at 12:58

    “ku takut hatiku tercecer di perjalanan”
    enggak kok Kang.. aku jaga baik2.. trus aku juga nggak klayapan kepdang ilalang, kesungai mengalir.. aku disini saja.. hehehehe..

    Kang Uzi ini pinter membuat puisi cinta tanpa mellow apalagi lebay..
    two thumbs up deh..!

    kenuzi50 : lah, kan mbak e yang ngajarin bikin puisi… lupa yah…???

     
  17. Yessi

    22 Januari 2010 at 16:50

    menunggulah dalam doaπŸ™‚

    kenuzi50: makasih….. tetap ditunggu kunjungannya…

     
  18. sedjatee

    22 Januari 2010 at 13:29

    kesabaran… kesetiaan… tetap semangat….

    sedj

    kenuzi50 : tetap semangat. sedj, url-nya belum di isi jadi sulit mau berkunjung nih…

     
  19. dian inayati

    22 Januari 2010 at 09:06

    aku nggak komment…aku hanya terharu****

    kenuzi50 : dian, ini kan juga koment… he..he….

     
  20. Ayahnya Ranggasetya

    21 Januari 2010 at 22:34

    tak ingin kusamakan dirimu dengan bulan, karena ku tak ingin kau mencintaiku hanya di saat malam…
    πŸ™‚ nyambung engga, ya?

    kenuzi50: nyambung banget….. tapi, kapan rembulan ketemu mentari yah…???😦

     
  21. Agus Purwoko

    21 Januari 2010 at 16:48

    Guspur datang sebagai balasan kedatangan anda!
    Selamat sore salam sejahtera untuk semua!

    kenuzi50: makasih, guspur….. atas kunjungannya…. salam…

     
  22. yangputri

    21 Januari 2010 at 14:03

    aku menunggumu juga…. xxixixixiixi

    kenuzi50 : OLKB……. kita saling menunggu….

     
  23. RhyzQ

    21 Januari 2010 at 13:09

    ini tentang kesetiaan yak? *blank*

    kenuzi50: tentang harapan, mas…. makasih sudah berkunjung…

     
  24. Fitri

    21 Januari 2010 at 11:48

    Menunggu melatih rasa sabar. Terima kasih telah mengunjungi blog saya.

    kenuzi50: makasih juga. akan selalu sabar menunggu kunjungan mbak fitri…

     
  25. Hary4n4

    21 Januari 2010 at 11:42

    Menunggu tak kenal jemu.. Kesabaran laksana pasir di pantai.. Tak pernah pupus, walau senantiasa diterjang oleh ombak kehidupan.. Aku benar2 iri dgn keteguhan sebongkah batu.. Sabar dan diam menunggu musim berganti.. Sampai tak ada lagi yg mampu mengingatnya…

    kenuzi50: aku iri dengan kemampuan mas har berpuisi…. ajari aku mas…

     
  26. Dangstars

    21 Januari 2010 at 10:59

    Atau sedang ada yang ditunggu ?πŸ™‚ πŸ™‚

    kenuzi50: menunggu giliran, kang….

     
  27. Dangstars

    21 Januari 2010 at 10:58

    Ini sepertnya sedang jatuh Bangun Cinta πŸ˜€ πŸ˜€

    kenuzi50: ha…ha… puber ka dua atuh kang…..πŸ˜€

     
  28. andry sianipar

    21 Januari 2010 at 10:54

    Salam super –
    Salam hangat dari Pulau Bali –
    bukankah kita semua tengah menunggu ?

    kenuzi50: salam super juga. betul kita memang tengah menunggu, selalu menunggu, sampai tiba waktu…..

     
  29. Laston

    21 Januari 2010 at 10:10

    senang sekali berkunjung ke blog sastrawan…
    salam kenal ya…

    kenuzi50: ha..ha.. sastrawan kesiangan nih,… btw, makasih atas kunjungannya….

     
  30. sunarnosahlan

    20 Januari 2010 at 05:20

    kakakku telah menjadi pujangga yang produktif

    kenuzi50: pujangga angkatan ’90 yah mas….πŸ™‚

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: