RSS

Cinta Syahid

04 Des

tepian kapuas tayan

Cintaku padamu telah paripurna, pun juga telah termapankan lewat istikhoroh.

Ketika dengan harap ku sampaikan padamu tadi malam.

Saat purnama menjelang sempurna,  di tepi Kapuas saat air pasang.

Saat ku berlutut meminang,  kau hanya mematung dalam bayangan hitam pohonan.

Ada tetesan air bening, di sudut matamu.

Sebuah jawaban,  yang tak terartikan seketika.

Aku menunggu, terus menunggu, tetap menunggu.

Sampai samar ku lihat gelengan lembut itu.

Syahid sudah cintaku padamu.

(Tayan, 24 Desember 2012)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Desember 2013 in Puisi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: